Aku Ancam Cerai Suamiku Karena Tak Bisa Memberi Anak!! Namun Saat Rahasia Itu Kubaca, Aku Menyesal….!


“Ini semua gara-gara kamu…” kata wanita itu kepada suaminya yang saat itu menungguinya di rumah sakit.

“Aku terus menahan sabar karenamu. Inilah akibatnya. Sudah tidak punya anak, kini aku kehilangan ginjalku…!”. sambungnya.

Sang suami tidak menjawab. Ia terus menyabarkan sang istri. Setelah itu, ia pun mengabari sang istri bahwa beberapa hari ke dapan ia akan berangkat ke luar negeri.

“Apa? Kau akan pergi ke luar negeri?”. kata wanita itu dengan nada tinggi.

“Iya…”.

Esok harinya ketika sang suami berpamitan kepadanya. Entah bagaimana perasaannya, ia yang kini bad rest di rumah sakit harus berjuang sendiri tanpa suami.

“Ini tugas dinas, Sayang… dan sekaligus aku akan mencari pendonor ginjal buatmu…”.

Beberapa hari kemudian, wanita itu mendapatkan kabar gembira bahwa telah ada seseorang yang mau mendonorkan ginjalnya. Tetapi dokter merahasiakan namanya.

“Orang itu sungguh baik, Dokter. Ia mendonorkan ginjalnya untukku tanpa mau diketahui namanya. Sementara suamiku sendiri, ia justru pergi ke luar negeri, meninggalkanku sendiri…!”.

Mata dokter yang mendengar komentar itu berkaca-kaca. Ia tahu persis siapa yang mendonorkan ginjal untuk wanita itu. Dengan izin Tuhan, operasi berhasil dengan baik. Wanita itu sembuh. Dan yang lebih menakjubkan, tak lama kemudian ia hamil, lalu melahirkan seorang bayi yang lucu.

Ucapan selamat datang dari kerabat dan tetangga. Kini bisik-bisik itu telah selesai. Dan kehidupan rumah tangga keduanya pun normal kembali. Suatu hari saat sang suami dinas luar, tak sengaja wanita itu menemukan buku harian suaminya di atas meja. Mungkin karena terburu-buru, sang suami itu lupa menyimpannya seperti biasa.

Betapa terkejutnya wanita itu membaca halaman demi halaman episode rumah tangga yang selama ini tak diketahuinya. Bahwa ternyata yang mandul adalah dirinya. Bahwa pendonor ginjal itu adalah suaminya sendiri. Ia pun menangis sejadi-jadinya.

Hampir pingsan ia menyadari kekeliruannya selama ini. Ia yang tak tahan dan ingin minta cer4i, padahal suaminya lah manusia paling sabar yang ia temui. Ia kesal dengan suaminya yang pergi saat ia operasi, padahal suaminya terbaring lemah saat itu demi menghibahkan satu ginjal untuknya.

Ketika sang suami pulang, wanita itu tak mampu memandang wajahnya. Ia tertunduk malu. Hampir seratus hari lamanya, ia terus begitu. Malu di depan pria yang paling dicintainya dan paling berjasa dalam hidupnya.

Sumber : palembang.tribunnews.com

Halaman Selanjutnya Dibawah Ini:

Halaman : 1 2 3
loading...
loading...


LIKE!!


NEWS UNIK INSPIRASI KESEHATAN ISLAM TIPS SELEB TRAVEL LUCU HUBUNGAN

Copyright © VIRAL HS 2016
About - Advertise - Report - Contact