Yang Benar “Insya Allah” atau “In Shaa Allah”? Bagaimana Pandangan Zakir Naik? Begini Penjelasannya


Masih banyak yang bertanya, mana penulisan yang benar, “insya Allah” atau “in sha Allah”? Bahkan beredar pula gambar Dr Zakir Naik melarang menulis “Insya Allah” dan menyerukan menulis “In Shaa Allah”. Benarkah itu resmi dari Dr Zakir Naik?

Pertama, Dr Zakir Naik tidak pernah mengatakan apa pun tentang penulisan “insya Allah” maupun “In Shaa Allah”. Sehingga gambar yang mencatut nama Dr Zakir Naik dalam hal ini adalah hoax. Akun Twitter Zakir Naik Fans telah memberikan tanggapan terkait pencatutan nama tersebut.

Zakir Naik never said anything on how to spell InshaAllah…Please don’t spread wrong information without any Official confirmation.
— Zakir Naik Fans (@zakirnaikfans) November 19, 2012

Kedua, memang terdapat perbedaan penulisan antara bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Bahasa Indonesia ditulis dengan huruf alfabet sedangkan bahasa Arab ditulis dengan hufur hijaiyah.

Dalam bahasa Arab, penulisan yang benar adalah

إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Yang artinya “jika Allah menghendaki” atau “jika Allah berkehendak”. Namun yang membuat masyarakat bingung bagaimana penulisan InsyaAllah atau Insha Allah? Ternyata ini jawabannya dan penjelasannya.. BACA SELENGKAPNYA DIHALAMAN BERIKUTNYA…

Halaman Selanjutnya:

Halaman : 1 2
loading...
loading...


LIKE!!


NEWS UNIK INSPIRASI KESEHATAN ISLAM TIPS SELEB TRAVEL LUCU HUBUNGAN

Copyright © VIRAL HS 2016
About - Advertise - Report - Contact